Peran Riset Dalam Membangun Teknologi Transportasi Dalam Negeri
Upaya untuk membangun dan membenahi sistem transportasi nasional terus digalakan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Jakarta contohnya, saat ini kota yang identik dengan kemacetan tersebut, sedang asyik menata kembali sistem transportasinya, mulai dari membangun beberapa koridor baru untuk jalur bus way atau Trans Jakarta, serta pembangunan jalur mono rail yang akan segera kembali dilanjutkan.
�Ada beberapa isu besar yang harus diperhatikan oleh kita bersama dalam upaya membangun sistem transportasi yang baik, yaitu ; isu keselamatan, kemacetan, keterkaitan / keterhubungan, lingkungan dan energi, keamanan, serta pelayanan�, ungkap Dr. Carunia Mulya Firdausy, MA, APU - Deputi Menegristek Bidang Dinamika saat siaran IPTEK VOICE di Kementerian Negara Riset dan Teknologi, pada hari Selasa, Pukul 08.30 s/d 9.00 WIB, di Frekuensi 105 FM (RRI Pro 2 FM).
Lebih lanjut lagi Dr. Carunia Mulya Firdausy menjelaskan, tentang dua masalah pokok yang harus dihadapi dalam menyelesaikan masalah transportasi ini, yang pertama adalah yang terkait dengan masalah fisik yaitu ; masalah tata ruang, dan non-fisik yaitu ; masalah kedisplinan masyarakat.
Transportasi saat ini telah menjadi sesuatu kebutuhan mendasar bagi manusia, berdasarkan hal tersebut maka tepat kiranya bila Kementerian Negara Riset dan Teknologi menjadikan bidang transportasi ini sebagai salah satu fokus dalam pembangunan Iptek nasional.
Peran Kementerian Negara Riset dan Teknologi sendiri dalam bidang transportasi antara lain : berupaya meningkatkan kemampuan riset ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang transportasi, berupaya meningkatkan kemampuan riptek dalam menjawab 6 (enam) isu besar dibidang transportasi seperti disebut di atas, meningkatkan kemampuan teknologi transportasi, peningkatan kapasitas teknologi transportasi, mengembangkan jaringan kerjasama antar seluruh lembaga yang terkait dengan bidang transportasi, serta mengembangkan kebijakan-kebijakan dalam pengembangan teknologi tranportasi.
Litbang dalam negeri memang telah menelurkan beberapa hasil dibidang teknologi transportasi, sebut saja seperti Mobil Marlip, alat pengusir burung untuk bandara, biodiesel sebagai alternatif bahan baker, dan lain-lain. Namun itu semua masih perlu untuk dikembangkan agar dimasa yang akan datang Indonesia mampu benar-benar mandiri di bidang teknologi transportasi.
Seluruh permasalahan serta program-program kerja di bidang transportasi tersebut adalah sebuah pekerjaan rumah yang sangat besar, tidak hanya bagi pemerintah namun juga seluruh masyarakat, tentu hal ini membutuhkan riset yang lebih mendalam dan kerja keras dari semua pihak untuk sama-sama membenahi sistem transportasi kita.
Loading...